Laman

29 Juni 2010

Kondisi Perkeretaapian di Jakarta

Sebenernya transportasi menggunakan kereta api itu sangat menyenangkan, karena waktu keberangkatan sudah terjadual, jadi untuk para pekerja tidak akan mengalami keterlambatan masuk kerja, atau untuk para pelajar dan mahasiswa tidak akan mengalami keterlambatan masuk jam pelajaran, terkecuali jika ada kecelakaan kereta di salah satu rel yang akan dilewati, sudah pasti itu akan mengakibatkan keterlambatan masuk kerja or masuk jam pelajaran sekolah / kuliah. Bahkan bisa berjam-jam lho!!!

Pilih mana? Apakah naik kereta api lebih mengasyikan daripada naik bis/angkutan kota/kopaja?

Jika melihat dari segi waktu yang diperlukan bagi seorang pekerja, tentu saja kereta api menjadi pilihan utama untuk dijadikan alat transportasi yang akan mengantarkan seseorang ke tempat tujuan. Karena apa? Ya karena dengan menggunakan kereta, kita tidak akan mengalami kemacetan seperti yang dialami penumpang bis/kopaja khususnya diwaktu jam kerja. Jangan ditanya lagi, Jakarta sudah menjadi langganan kemacetan angkutan (bis/angkot) pada jam kerja berlangsung, baik ketika akan berangkat kerja atau ketika pulang kerja. Untuk menghindari kemacetan tersebut, banyak juga para pekerja yang mengambil waktu untuk pergi ke kantornya ketika matahari belum terbit dan pulang kerja ketika matahari sudah tenggelam. Naah untuk anda yang tidak ingin mengalami kemacetan di jalan, anda bisa melakukan alternative transportasi lain, salah satunya dengan menggunakan jasa kereta api.

Kelebihan menggunakan jasa Kereta Api

1. Waktu untuk menuju tempat tujuan tidak akan mengalami kendala, karena jalur kereta tidak ada istilah macet, kecuali untuk kasus khusus, klo ada kecelakaan kereta, itu tidak masuk hitungan.

2. Klo naik kereta ekonomi, irit ongkos. Bahkan ketika orang-orang sudah nyaman menggunakan kereta ekonomi, mereka akan setia menjadi pengguna kereta dan akan lekat dengan sebutan anak ‘Anker’ (baca : angker), istilah yang biasa akan disebutkan untuk para pengguna setia kereta api.

3. Klo kita berdiri di gerbong kereta karena ga kebagian tempat duduk, goyangan di kereta akan stabil jika dibandingkan dengan goyangan di kopaja, klo di kopaja kita musti pegang erat-erat, soalnya para pengemudi kopaja sering berhenti untuk menaikan dan menurunkan penumpang, so pasti lah klo kita ga berpegangan erat, kita bisa nyelonong jatuh ke depan or ke belakang. Klo dibandingkan di kereta, paling juga kita harus berpegangan erat ketika kereta mendekati stasiun untuk berhenti.

4. Bagi anda yang mempunyai penghasilan lumayan, anda bisa menggunakan fasilitas kereta eksekutif atau bisnis ekonomi. Lumayan seeh ongkosnya, sekali jalan anda harus mengeluarkan uang sebanyak 11.000 rupiah untuk jalur depok-kota. Atau jika anda ingin naik bisnis ekonomi, anda hanya mengeluarkan uang sebesar 6000 rupiah, tapi tidak tau klo skr jadi berapa ya, mungkin bisa kurang atau lebih.

Kerugian menggunakan jasa angkutan kereta api

Selain keuntungan yang didapat dari penggunaan jasa angkutan kereta api ini, perkeretaapian tak akan luput dari kerugian yang dialami para pengguna jasa.

1. Menggunakan jasa kereta api tidak lebih beruntung dari menggunakan jasa angkutan bis, pasalnya para pengguna yang menggunakan jasa kereta ini memiliki penumpang lumayan banyak/malah bisa dibilang berlebih, apalagi untuk penumpang KRL Ekonomi. Jika anda sering melihat di tv atau pemberitaan mengenai banyaknya penumpang sampai berjubel, hal itu merupakan pemandangan yang biasa jika anda berada di Jakarta. Walaupun pihak PT. KAI sudah mengintruksikan kepada para penumpang agar tidak naik ke atas gerbong kereta, hal itu tidak menggentarkan mereka, bahkan aturan itu berlaku hanya sesaat dan diawal-awal aturan itu berlaku, tapi sekarang sepertinya sudah tidak berlaku, buktinya saya masih bisa melihat pemandangan orang2 yang bertengger dengan tenangnya di atas gerbong kereta.

2. Mungkin bagi anda yang terbiasa naik kopaja, anda merasa lebih aman naik kopaja klo dilihat dari segi keamanan anda. Yup, memang tak bisa dipungkiri, saya juga pernah mengalami hal itu. Saya tidak berkeinginan naik kereta karena sering mendengar kejadian-kejadian buruk yang terjadi pada para penumpang, kejadian dicopetlah, atau distasiun banyak para premannya, etc. Tapi klo dilihat dari setiap kejadian, baik naik kereta atau bis, kejadian-kejadian buruk bisa saja terjadi. Kita berfikir bahwa menggunakan bis aman, tapi kita juga sudah banyak mendengar klo di bis juga sering terjadi pencopetan. Berarti sama saja khan? mau naik kereta or naik bis, klo masalah keamanan, dua-duanya belum terjamin. So, buat anda-anda yang takut untuk naik kereta, hilangkan ketakutan itu. Dan mulailah untuk mencoba naik kereta, karena klo masalah ketidaknyamanan bisa terjadi dimana saja, yang terpenting yang sebaiknya kita lakukan yaitu selalu waspada di setiap perjalanan kita.